Categories
Uncategorized

Akhirnya! Selamat Datang 2020

Tahun ini dimulai dengan membaca salah satu Instagram story teman yang berbunyi, “Iki tahune uwis kalih ewu kalih doso, la nek┬á koe, kalih sinten?”.

Sungguh sebuah pengingat bahwa saya ya sampai sekarang segini dan begini-begini saja. Adakah yang berubah? Bahwa kemudian saya menjadi memposting sesuatu di tempat ini di awal tahun ini merupakan sebuah hal besar yang semoga menjadikan saya konsisten dan telaten serta tidak jelehan. Amin.

kemudian, adakah lainnya yang layak untuk disyukuri? Jawabanya adalah, AKEH BANGET. Tenin. Saya begitu bersyukur di tahun kemarin memiliki begitu banyak berkat dan berkah dari Tuhan. Banyak hal baru yang saya pelajari, banyak hal baru yang saya syukuri, banyak orang baru yang saya kenali yang semakin menambah saya belajar akan hal yang baru atau sekadar kembali memperbaharui pengetahuan yang sudah usang.

Banyak yang datang, tentu juga ada yang pergi. Termasuk dengan perginya Pakdhe menemani Bapak. Ya, agaknya lebaran tahun ini tidak melulu diisi dengan bertambahnya anggota keluarga, namun dengan berkurangnya anggota keluarga, Namun demikian, bukankah semua yang hidup akan juga mati? Dan kematian itu hal lumrah? Jadi ya sehingga, dengan penyertaan Tuhan, semua pasti akan berjalan dengan baik. Dikuatkan, dan didewasakan.

Rasanya aneh, tempat ini menjadi sebuah tempat yang baru dan saya senang dengan penampilannya. May I say “Welcome home, Dik Yul” to myself? Haha..

Ini cita-cita dari tahun kemarin dan kesampaian di tahun ini. Meski terlambat namun saya tidak menyesal. Saya senang. Alhamdulillah.

I’d like to say thank you to Pak Yeni yang sudah berkenan saya repoti. Lemah teleas, Pak Yeni ­čÖé

Dah, segitu dulu aja. Besok saya cerita-cerita lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *